Apakah Setelah Musthofa, Bupati Kudus Berkumis?

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM – Ada fakta menarik tentang sosok bupati Kudus dari masa ke masa. Jika dilihat dari galeri arsip foto milik situs pemkab Kudus, sosok bupati yang memiliki kumis digantikan sosok bupati berikutnya yang tidak berkumis. Demikian berulang sejak periode 1978 hingga sekarang bupati Kudus Musthofa yang dikenal tidak memiliki kumis. Lalu apakah setelah ini bupati Kudus adalah sosok yang memiliki kumis?

Bupati kudus dari masa ke masa
Bupati Kudus periode 1978 sampai 2018. (Foto arsip situs pemkab Kudus)

Bupati Wimpie Hardono (berkumis)

Dalam galeri foto yang diunggah situs pemkab tersebut, sejak periode 1978, sosok bupati dalam foto tersebut memiliki kumis, meski tidak terlalu tebal. Sosok bupati tersebut bernama Wimpie Hardono. Dia merupakan bupati dari kalangan militer berpangkat kolonel. Dirinya memimpin Kudus sejak 1978 hingga 1983.

Bupati Soehartono (tak berkumis)

Setelah Wimpie, sosok bupati selanjutnya yakni Soehartono. Dalam dalam galeri foto tersebut dia tampak tak memiliki kumis. Sosok bupati yang memimpin Kudus sejak 1983 hingga 1988 tersebut, juga dari kalangan militer berpangkat kolonel, sama dengan bupati Wimpi.

Bupati Soedarsono (berkumis)

Bupati Kudus periode selanjutnya yakni Soedarsono. Dia memimpin Kudus selama dua periode, mulai 1988 hingga 1998. Bupati yang datang dari kalangan militer berpangkat kolonel tersebut, dalam foto tampak memiliki kumis tebal. Demikianlah sosok bupati tersebut yang dikenal masyarakat Kudus karena memiliki kumis yang tebal.

Bupati Amin Munadjat (tak berkumis)

Pada periode 1998 hingga 2003, sosok pengganti bupati Soedarsono yakni Amin Munadjat. Sosok bupati berpangkat kolonel tersebut dalam foto yang diunggah dalam galeri situs pemkab Kudus tampak tak memiliki kumis. Dia dulu dikenal masyarakat Kudus dekat dengan para kiai. Pada pemilihan bupati tahun 2008 yang dipilih secara langsung oleh masyarakat, dirinya mencalonkan diri bersama calon wakil bupati Akhwan Sukandar. Namun dia gagal terpilih.

Bupati M Tamzil (berkumis)

Sosok bupati selanjutnya yang menggantikan Amin Munadjat yakni bupati M Tamzil. Dalam foto resmi yang ada di arsip situs pemkab tersebut, dia tampak berkumis. Dia berhasil terpilih dalam sidang pemilihan bupati dan wakil bupati yang digelar DPRD Kudus pada tahun 2003. Saat itu dia maju bersama calon wakil bupati Noor Hani’ah. Sosoknya bukan dari kalangan militer, namun dari kalangan sipil. Sebelum menjadi bupati dirinya merupakan seorang PNS.

Bupati Musthofa (tak berkumis)

Bupati Kudus Musthofa merupakan bupati terpilih dalam pilbup 2008 yang pertama kalinya dipilih secara langsung oleh masyarakat. Dalam foto resminya, dirinya tampak tak memiliki kumis. Pilgub 2008 merupakan periode pertama dia memimpin Kudus, yakni periode 2008-2013. Dalam pilbup 2008 tersebut, dirinya maju bersama calon wakil bupati Budiyono. Pada pilbup berikutnya tahun 2013, dirinya mencalonkan diri kembali bersama calon wakil bupati Abdul Hamid. Keduanya terpilih dan memimpin Kudus untuk periode 2013-2018.

Itulah fakta sejarah yang tak bisa dimungkiri. Secara bergantian masyarakat Kudus sejak 1978 dipimpin oleh sosok yang berkumis dan digantikan sosok yang tak berkumis, dan berulang hingga sekarang. Bupati Kudus Musthofa berdasarkan aturan tidak dibolehkan mencalonkan diri kembali pada pilbup 2018 mendatang karena telah memimpin selama dua periode. Lalu apakah sosok penggantinya nanti memiliki kumis?  

Pilbup selanjutnya masih dua tahun lagi. Mungkin setelah ini sosok-sosok yang akan mencalonkan diri menjadi bupati Kudus, setelah melihat fakta ini akan memelihara kumisnya hingga dua tahun mendatang. Itu jika mereka mempercayai fakta ini sebagai mitos, bukan sesuatu yang terjadi secara kebetulan.