Foto: Inilah Gaya Orang Kudus Tempo Dulu yang Tak Kalah Keren

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM – Gaya berfoto orang-orang Kudus tempo dulu tak kalah keren dengan gaya berfoto saat ini. Hal itu tergambar dalam sejumlah foto orang Kudus tempo dulu yang tersimpan apik dalam sebuah arsip milik KITLV. Foto tersebut diambil sekitar tahun 1800-an hingga menjelang tahun kemerdekaan Indonesia. Tak hanya keluarga pejabat, dalam arsip foto tersebut juga tampak masyarakat umum.

foto bupati kudus 1862
Mas Toemenggoeng Tjondronegoro, Bupati Kudus, juga disebut Poerwolelono, berpose dalam sebuah foto yang ambil pada tahun 1862.

Pada foto di atas jelas tergambar Mas Toemenggung Tjondronegoro bergaya di depan kamera. Tangan kanannya terlihat disandarkan pada sebuah tiang dan kaki kirinya sedikit diangkat. Keris yang umumnya diletakkan di belakang, dalam foto tersebut di tampakkan di depan. Berdasarkan keterangan dalam arsip KITLV, foto tersebut diambil tahun 1862, saat dirinya menjabat sebagai Bupati Kudus. 

penari Kudus tempo dulu
Penari Kudus tempo dulu. Foto diambil pada tahun 1867.

Foto lain yang tak kalah menarik, yakni foto seorang penari Kudus berikut ini. Meski wajahnya tak menampakkan senyum, dari gestur tubuhnya tampak bergaya sebagai seorang penari. Kedua tangannya mengangkat sebuah sampur yang memang lazim digunakan penari Jawa. Dalam keterangan dijelaskan foto diambil pada tahun 1867.

Selain kedua foto tersebut, ada banyak foto yang menggambarkan wajah-wajah orang Kudus tempo dulu. Dalam foto tersebut tidak hanya menggambarkan wajah masyarakat Kudus kala itu, namun juga gaya berpakaian mereka. Dapat dilihat perbedaan antara gaya berpakaian kalangan ningrat, tokoh agama dan masyarakat umum. 

Pada tahun 1800-an hingga tahun-tahun menjelang kemerdekaan, mereka masih mengenakan pakaian adat Jawa. Hal tersebut tampak pada kain batik, atau ikat kepala yang mereka kenakan. Hal menarik juga tampak pada pakaian yang dikenakan bupati Kudus kala itu. Pakaian kebesaran yang dikenakan sejumlah bupati saat itu sangat berbeda dengan pakaian adat resmi Kudus saat ini. (baca juga foto bangunan Kudus tempo dulu).  

Berikut ini foto-foto lengkap wajah-wajah masyarakat Kudus pada tahun 1800-an hingga menjelang masa kemerdekaan Indonesia yang tersimpan di situs KITLV. Selain masyarakat Kudus, terdapat pula wajah-wajah bule yang dalam keterangan dijelaskan mereka adalah sejumlah pejabat kolonial saat itu.

Anak Kudus tempo dulu
Sejumlah anak Kudus tempo dulu berpose di depan pintu gerbang Makam Sunan Kudus tahun 1900.

Foto Anak Kudus tempo dulu
Sejumlah anak Kudus tempo dulu berpose di depan pintu gerbang Makam Sunan Kudus tahun 1900.
Jamas_Keris_di_Menara_Kudus_1941
Prosesi jamas Keris di Tajug Makam Sunan Kudus pada tahun 1941.
kusir andong di Kudus tempo dulu
Kusir andong Kudus di komplek Menara Kudus tahun 1900.

kiai di menara kudus tempo dulu
Sejumlah tokoh (diperkirakan para kiai) di Kudus berfoto di bangunan Menara Kudus pada tahun 1880.

penjual minuman di Kudus tempo dulu
Penjual minuman di depan Komplek Menara Kudus tahun 1880.
kantor telokom kudus tempo dulu
Para pejabat dan pegawai Telkom Kudus di depan kantor pada tahun 1938.
pekerja rokok kretek kudus tempo dulu
Wajah-wajah pekerja rokok kretek Kudus tahun 1931. 
tiga penari kudus tempo duli
Wajah-wajah penari Kudus tempo dulu pada tahun 1867.
Anak Bupati Kudus 1865

Bupati Kudus bersama pejabat di pendopo kabupaten tahun 1924
Bupati Kudus dan Bupati Demak duduk di satu meja pada tahun 1868.
Bupati Kudus Raden Panji Hadinoto dan keluarganya di pendopo kabupaten tahun 1924
Bupati Kudus Raden Panji Toemenggoeng Hadinoto dan pejabat belanda di pendopo kabupaten tahun 1925
Bupati Kudus, Raden Mas Toemenggoeng Tjondronegoro (juga disebut Poerwolelono) bersama saudara-saudaranya tahun 1867
Pejabat Polisi Meneer Mr A. Stenz (duduk) bersama para pengawal tahun 1915

 Demikian sejumlah foto yang menggambarkan wajah-wajah masyarakat Kudus pada medio 1800-an hingga tahun menjelang kemerdekaan Indonesia. Semoga foto-foto tersebut menambah pengetahuan tentang kehidupan masyarakat Kudus pada masa lampau. Semoga bermanfaat.