Rasa Lelah Waluyo dari Perantauan Hilang Usai Ajak Anak dan Istrinya ke Matahari

Diposting pada
SEPUTARKUDUS.COM, MATAHARI – Menjelang Lebaran yang tinggal menghitung hari, Plasa Kudus
Matahari
terlihat penuh sesak para pengunjung. Banyak orang yang datang, baik tua, muda, anak-anak, datang untuk berbelanja. Tak jarang mereka datang bersama keluarganya untuk kebutuhan Lebaran. Satu
di antara pengunjung yang datang bersama keluarganya, Waluyo (42). Dia datang bersama istri dan anaknya untuk
berbelanja kebutuhan Lebaran.

Plasa Matahari Kudus

Di bawah tiang, depan tangga eskalator lantai dasar, Waluyo
yang saat itu mengenakan jaket warna hitam bersama istri dan anaknya mengaku
baru sampai di Matahari sekitar Pukul 11.30 WIB. Dia juga mengatakan ke Plasa Kudus untuk membelikan istri dan anak perempuanya pakaian sak pengadek untuk dikenakan saat Lebaran nanti.

“Hampir setiap tahun, beberapa hari menjelang Lebaran aku
selalu mengajak istri beserta anaku untuk membeli pakaian Lebaran di Matahari. Sekaligus mengantarkan anaku yang sudah ingin bermain di Time zone,” ungkapnya kepada Seputarkudus.com.
Warga Desa Berugenjang,
Kecamatan Undaan, Kudus, mengaku baru pulang dari Jakarta pada Sabtu (3 /7/ 2016). Dia mengatakan sebenarnya masih lelah seusai
melakukan perjalanan dari Jakarta, tetapi tak tega karena anaknya merengek untuk cepat
diajak ke Matahari.
Beberapa hari saat masih di
Jakarta, setiap dia menelepon istrinya pasti anaknya tersebut meminta handphone
yang dipegang mamanya untuk bisa ngobrol denganya. “Bapak kapan pulang, cepat
pulang ya pak. Nanti kalau bapak pulang langsung ajak Putri ke Matahari ya pak,” kata Waluyo menirukan anaknya.
Waluyo mengatakan, dirinya merasa sangat senang dan bahagia karena selalu dirindukan oleh putrinya tersebut. Oleh karena itu, meski masih lelah, dia tak keberatan untuk mengajak putrinya ke Matahari.

“Bagiku kebahagiaan anak dan keluarga merupakan prioritas
utama, karena saat bisa melihat ekspresi keceriaan anaku sesampai Matahari, seolah rasa lelah seusai melakukan
perjalanan jauh hilang,” ujarnya.