Sadar Passionnya Bukan di Salon, Nita Banting Setir Buka Butik, Kini Omzetnya Tembus Rp 4 Juta Sehari

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, WERGU WETAN – Di tepi selatan Gor Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kudus, tampak sebuah toko dengan kaca depan terlihat transparan. Sejumlah produk pakaian yang dipajang di dalamnya terlihat dari luar. Di dalam toko, puluhan baju tergantung rapi sesuai jenisnya. Di atas rak kaca juga terlihat beberapa koleksi tas serta sepatu. Di balik meja tampak seorang perempuan memakai kaus kuning sedang sibuk mengecek buku catatan. Dia adalah Nita Sari (29), pemilik butik Nita Fashion.

Butik Nita Fashion Kudus
Butik Nita Fashion Kudus. Foto: Rabu Sipan

Di sela aktivitasnya, perempuan yang akrab disapa Nita itu sudi berbagi kisah tentang usahanya kepada Seputarkudus.com. Dia mengungkapkan, sebelum membuka butik dia membuka usaha salon di Jepara. Namun, karena membuka usaha bukan passion-nya, dia lalu menutup usaha tersebut.

“Padahal waktu itu usaha salon kecantikanku sudah banyak pelanggan. Namun karena aku merasa kurang cocok dan seolah jiwaku tidak untuk usaha salon, lalu aku menutupnya. Aku kemudian membuka usaha fashion yang menjual pakaian untuk pentas,” ujarnya sambil mengecek catatan barang masuk.

Perempuan yang sudah dikaruniai dua anak itu mengatakan, setelah membuka usaha butik di Jepara, tak berselang lama dirinya juga membuka cabang butik di Kudus. Dia mengatakan, usaha butiknya itu sama dengan salonnya yang memiliki banyak pengunjung, produk fashion milik Nita juga banyak diminati. Dia mengungkapkan, dengan berjualan aneka baju untuk kebutuhan pentas penyanyi, dirinya seolah menemukan jati dirinya, yang memang sejak lama suka dengan fashion.

Dia lalu merinci aneka macam busana dan aksesoris yang dijual di Nita Fashion, di antaranya, seksi dress dia jual seharga antara Rp 85 ribu sampai Rp 140 ribu. Hot Pant dia banderol antara harga Rp 95 ribu sampai Rp 110 ribu, rok mini span dia hargai antara Rp 95 ribu hingga Rp 110 ribu. Sedangkan bustier dia jual dengan harga Rp 105 ribu per pcs.

“Semua barang yang aku sediakan di butik kebanyakan barang impor dengan kualitas terbaik. Selain pakaian, aku juga menyediakan sepatu high heels dan cat, wig serta berbagai macam alat dan produk kecantikan,” ungkapnya.

Perempuan yang berasal dari Kalinyamatan Jepara itu mengungkapkan, sejak buka sekitar satu setengah tahun yang lalu, Nita Fashion sudah memiliki banyak pelanggan. Tidak hanya menjual di butik, dia mengaku juga memasarkan aneka produk koleksinya secara online.

“Dari penjualan di butik serta pejualan online, saat ramai aku bisa meraup omzet sekitar Rp 4 juta sehari. Namun, waktu sepi bisa mendapatkan omzet Rp 1 juta sehari itu sudah bagus. Aku berharap ke depannya koleksi butik ini makin diminati hingga bisa berkembang dan mampu membuka banyak cabang,” harap Nita.