Tak Kunjung Surut, Koramil Jati Terjunkan 4 Pompa Disel Sedot Banjir di Jati Wetan

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, JATI WETAN – Kucuran air nampak keluar dari selang warna biru yang diletakkan di bawah jembatan Tanggulangin. Empat selang tersebut terhubung dengan mesin disel yang menyedot air dari pemukiman di Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus menuju Sungai Wulan. Mesin pompa tersebut merupakan bantuan dari Koramil Jati untuk mengurangi genangan banjir di desa setempat.

Koramil Jati terjunkan empat pompa disel sedot banjir
Koramil Jati terjunkan empat pompa disel sedot banjir. Foto: Imam Arwindra

Menurut warga Desa Jati Wetan, Muchsan (51), pompa air tersebut untuk membantu mengurangi volume air yang selama dua pekan terakhir menggenangi pemukiman di tiga dukuh di desanya. Dia mengungkapkan, sebenarnya sudah ada rmah pompa untuk menyedot air. Namun karena dinilai kurang, warga meminjam pompa dari Kodim 0722 Kudus untuk tambahan. “Jumlahnya ada empat. Kemarin yang bawa dari Koramil Jati,” ungkapnya saat ditemui di lokasi.

Dia menjelaskan, keempat disel tersebut sudah ada sejak hari Kamis (16/2/2017) pukul 17.00 sore. Menurutnya, disel langsung dioperasikan untuk menyedot air yang menggenangi pemukiman. Selama sehari semalam difungsikan, diperkirakan air turun sekitar lima sentimeter. “Warga terus berupaya supaya air (di pemukiman) berkurang. Minimal motor bisa lewat,” tambahnya.

Muchsan yang ikut berjaga disel melanjutkan, sebenarnya jika pintu Kencing 1 dibuka, air yang ada di pemukiman akan cepat surut. Namun melihat debit sungai Wulan yang masih tinggi, akhirnya solusi terakhir yakni menggunakan pompa. “Jadi ini ada empat disel dari Koramil (Jati) dan polder. Sebenarnya masih kurang dua disel lagi,” ungkapnya.

Dikatakannya, keempat disel tersebut diperkirakan dapat menyedot air 40 meter kubik per menit. Untuk bahan bakarnya menggunakan solar yang sementara diperoleh dari pemerintah desa dan kecamatan. Selain itu, ada juga bantuan dari gereja, Rumah Sakit Mardi Rahayu dan Badan Pertanahan Nasional. “Sehari sekitar 20 liter,” tambahnya yang tinggal di Perumahan Tanjung Jati Permai.

Sementara itu, Komandan Koramil Jati Kapten ARh Suprapto menuturkan, disel penyedot air tersebut dipinjamkan dari Kodim 0722 Kudus sebanyak empat buah. Menurutnya, di Kodim terdapat lima buah disel. Empat disel dipergunakan di Jati Wetan dan satunya dipersiapkan jika sewaktu-waktu di kota terdapat banjir. “Alat tersebut dipinjamkan untuk warga supaya bisa mengurangi volume air,” tuturnya.

Menurutnya, alat tersebut beroperasi sehari semalam dengan waktu istirahat pukul 17.00-19.00 WIB dan 04.00-06.00 WIB. Pompa disel dapat dipergunakan warga selama warga inginkannya. Namun dengan catatan harus dirawat dengan baik. “Anggota saya juga sudah saya perintahkan untuk bergantian berjaga,” jelasnya.