Joni Modifikasi Motor Vario Miliknya dengan Sound System Senilai Rp 700 Ribu

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, BARONGAN – Suara musik terdengar dari satu di antara puluhan motor Honda Vario yang terparkir rapi di tepi Jalan Nendral Sudirman, Desa Barongan, Kota Kudus. Tak jauh dari puluhan pria sedang duduk bergerombol, terlihat tiga orang pria sedang berjoget menikmati alunan musik. Satu di antaranya, Joni Adi Purnama (23), pemilik motor Vario yang sudah memodifikasi motornya menggunakan speaker aktif.

Modivikasi motor Honda Vario 2017_3_25
Modivikasi motor Honda Vario 2017. Foto: Ahmad Rosyidi

Joni, begitu dia akrab disapa, sudi berbagi penjelasan kepada Seputarkudus.com tentang modifikasi Honda Vario miliknya. Dia mengatakan, itu berawal saat dirinya ikut klub motor Vario Kudus sekitar satu tahun lalu. Saat kopdar berlangsung, dia merasa sepi. Kemudian dia berinisiatif untuk memberi speaker aktif pada motornya agar sedikit ada hiburan.

Baca juga: Uji Loyalitas Anggota, Vario Kudus Club Sodorkan Syarat dan Tahapan Berlapis

“Saya ikut Vario Kudus sudah sekitar satu tahun. Karena saya merasa sepi saat kopdar, jadi saya ingin memodifikasi Vario milik saya dengan memberi speaker aktif. Ini saya buat sendiri, belajar dari kakak saya yang memiliki usaha servis elektronik,” terang pria asli Blora itu.

Dia menjelaskan, proses modifikasi itu membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Menurutnya, yang paling membutuhkan waktu lama saat membentuk tabung sound agar bisa pas dimasukan di dalam jok motor. “Yang membutuhkan proses lama ya membentuk tabung sound agar pas di dalam jok. Untuk membuat sepeaker aktif di motor saya mengeluarkan dana sekitar Rp 700 ribu,” terang pria satu anak itu.

Meski sudah berkeluarga, Joni ikut klub motor karena senang bisa memiliki banyak teman. Selain itu, dia juga tertarik dengan kegiatan-kegiatan sosial yang ada di klub motor. Dia merasa banyak hal positif yang bisa dia dapat di klub Vario Kudus.

Dedy Noor Surahman (19), Wakil Ketua Vario Kudus Club mengungkapkan, komunitasnya melakukan kopdar rutin setiap malam Minggu di depan Rumah Sakit Kartika Husada. Selain itu, mereka juga sering mengikuti kopdar Vario tingkat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogjakarta (V-Jay), serta Kopdar Paguyuban Vario Nusantara (PVN), untuk tingkat Nasional.

“Jadi kami ada naungan tingkat Nasional. Di Kudus juga ada yang menaungi kami, yaitu Paguyuban Honda Kudus (PHK). Kami juga sudah mendapat perizinan dan diakui Polres Kudus,” jelasnya.