Siswa SMP 1 Kudus Grogi Saat Ganjar Minta Ditunjukkan Aplikasi Sipintar

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, ALUN-ALUN – Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Kudus bersiap-siap menyambut rombongan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Mereka telah siap dengan tiga laptop. Terdapat beberapa layar monitor yang dipersiapkan di stan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrembangwil) Se-Eks Karisidenan Pati Tahun 2017, Selasa (14/3/2017), di halaman kantor Bupati Kudus.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bertanya tentang aplikasi Sipintar
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bertanya tentang aplikasi Sipintar. Foto: Imam Arwindra

Saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang didampingi Bupati Kudus Musthofa beserta rombongan sampai di mereka, beberapa siswa tersebut mulai berdiri dan menyapa Ganjar. “Kalau ini apa?,” tanya Ganjar kepada siswa SMPN 1 Kudus di deretan stan paling akhir.

Secara bergantian mereka menjawab pertanyaan dari Gubernur Jawa Tengah. Di antaranya Tiara Annisa Putri (13), dia menjelaskan tentang aplikasi Sistem Informasi Pendidikan Nusantara (Sipintar) yang sudah diterapkan di sekolahnya. Menurutnya, aplikasi tersebut selain bisa digunakan untuk belajar secara online, juga bisa menjadi media absensi murid di sekolah.

“Si Pintar juga terkoneksi juga dengan orang tua. Orang tua bisa tahu, anaknya sampai di sekolah apa tidak,” tambah Radhevio Izza Aghana (14) siswa laki-laki yang berada di dekatnya.

Kepada Seputarkudus.com mereka mengaku sempat gerogi dan tegang saat ditanya orang nomor satu di Jawa Tengah. Menurut Annisa Putri, dia takut salah saat menjawab pertanyaan Ganjar. Begitu juga Putri Maulidianti (14), dirinya perlu berpikir dulu supaya jawaban yang diberikan tidak keliru. “Pokoknya campur antara gerogi dan tegang. Namun hanya sementara. Setelah itu, sudah cair kembali,” jelasnya sambil duduk.

Putri Maulidianti menjelaskan, dirinya ditanya soal penggunakan aplikasi Sipintar buatan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus yang sudah dilaksanakan di sekolahnya. Menurutnya, sebelum ada Sipintar, sistem absensi di SMPN 1 Kudus menggunakan finger print.

Setelah diuji coba, katanya, setiap siswa dibekali kartu yang bisa digunakan untuk absensi. Hasil absensi tersebut bisa dilihat melalui situs atau aplikasi Android yang bisa di download gratis oleh orang tua. “Tapi tadi kami sempat bingung menjawab saat Pak Ganjar tanya jika siswa keluar dari gerbang sekolah bisa diketahui apa tidak. Karena memang untuk persoalan tersebut belum diprogam,” tambah Radhevio Izza Aghana.

Radhevio Izza Aghana melanjutkan, Gebernur Jawa Tengah orangnya ternyata santun dan kecerdasannya juga terlihat. Dirinya mengaku baru pertama kali ketemu Ganjar, begitu juga dengan Putri Maulidianti dan Tiara Annisa Putri.

Ke depan menurut Radhevio Izza Aghana kartu Sipintar rencananya juga akan menjadi kartu jajan siswa SMPN 1 Kudus di kantin sekolah. “Kartunya nanti seperti kartu kredit yang uangnya bisa diisi uang lewat bank,” tambahnya yang mengaku kelas Sembilan.

Saat Ganjar Pranowo selesai berkunjung ke stan dan menuju ke ruang utama Musrembangwil di Pendopo Kabupaten Kudus, dirinya sempat berpesan kepada siswa SMPN 1 Kudus agar terus selalu kreatif. Walau kurang sempurna tidak masalah yang penting sudah berusaha. “Ya tidak apa-apa. Selalu berkarya. Semoga selalu sukses ya,” ungkapnya sambil bemberikan jempol ke arah siswa.