Wow, Siswa SMK RUS Kudus Garap Proyek Serial Animasi Unyil

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, BESITO – Sejumlah siswa terlihat sibuk menghadap dua monitor Studio Animasi SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus. Mereka tampak serius mengedit animasi 3D dengan mengatur gerakan tubuh pada objek karakter. Di antara yang diedit yakni karakter anak kecil lengkap dengan peci dan sarung di pundak. Ternyata dia sedang mengerjakan proyek film aminasi Unyil.

Proses pembuatan film animasi Si Unyil di SMK RUS Kudus
Proses pembuatan film animasi Si Unyil di SMK RUS Kudus. Foto: Imam Arwindra

Kepada Seputarkudus.com, siswi SMK RUS Kudus, Daliatul Umami (17) mengatakan, dirinya sedang mengedit gerakan tokoh Unyil dalam serial film animasi Unyil. Menurutnya, hal paling sulit dalam proses pembuatan animasi tiga dimensi film tersebut yakni proses pemberian gerakan tubuh. Dirinya harus fokus dan menyesuaikan dengan story boarding yang sudah ditentukan.

Baca juga: Kejar Deadline Film Animasi Pasoa dan Sang Pemberani, Wildan Harus Menginap di Sekolah

“Proses ini yang cukup sulit dan rumit. Namun bisa kami kerjakan,” ungkapnya saat ditemui di ruang produksi studio animasi SMK RUS, beberapa waktu lalu.

Siswi kelas XI jurusan Design, Komunikasi dan Visual (DKV) itu menuturkan, film animasi tiga dimensi Unyil yang sedang dikerjakan, lebih dahulu dikenal masyarakat dalam bentuk boneka. Bersama teman-temannya, dirinya menggarap animasi tersebut dibimbing tenaga profesional dan didukung dengan fasilitas berlevel international.

Dalam pengerjaannya, dirinya mengaku mengerjakan sampai malam. Terutama yang laki-laki biasanya sampai pukul 21.00. Menurutnya, untuk para siswi pukul 19.00 sudah pulang. “Kadang yang cowok ada juga yang sampai menginap. Karena dikejar deadline,” tambah siswi dari Desa Ngetuk, Kecamatan Nalumsari, Jepara.

Sementara itu, Ketua jurusan Design, Komunikasi dan Visual SMK Raden Umar Said Mukhamad Rif’an (49) menuturkan, setelah menyelesaikan film animasi Pasoa dan Sang Pemberani, pihaknya ditawari membuat dua film animasi, yakni Jalur Rempah dan Si Unyil. Dijelaskan, Jalur Rempah nanti berbentuk dua dimensi dan Si Unyil berbentuk tiga dimensi.

“Film Unyil yang dikenal masyarakat berbentuk boneka, sekarang kami akan buat berbentuk animasi tiga dimensi,” ungkapnya disela-sela mendampingi muridnya mengerjakan animasi.

Dia menjelaskan, animasi tiga dimensi Unyil proses penggarapannya di bawah naungan BIZ Studio dan telah mendapat izin Produksi Film Negara (PFN). “Nanti untuk penggarapan Jalur Rempah dua dimensi dilakukan kelas sepuluh. Dan Unyil khusus untuk kelas sebelas,” tambahnya.