Gadis Bertitel Sarjana Ekonomi Ini Tak Malu Bantu Ayahnya Jualan Sate Kojek di Tepi Jalan

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, JEPANG – Di tepi barat Jalan Budi Utomo, tepatnya di depan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kudus, tampak seorang perempuan muda berbaju warna ungu. Dia sibuk melayani para pembeli sate kojek. Dia bernama Heni Dewi Utami (22), seorang sarjana yang tak malu membantu ayahnya berjualan sate kojek di tepi jalan.

Heni sedang membantu ayahnya berjualan sate kojek di tepi jalan
Heni sedang membantu ayahnya berjualan sate kojek di tepi jalan. Foto: Rabu Sipan

Di sela aktivitasnya melayani pembeli, perempuan yang akrab disapa Heni itu sudi berbagi cerita kepada Seputarkudus.com tentang keisbukannya membantu ayahnya berjualan. Dia mengungkapkan, tidak pernah merasa malu untuk membantu ayahnya berjualan sate kojek di tepi jalan. Dia mengaku tidak pernah gengsi meskipun dirinya kini sudah bertitel Sarjana Ekonomi.

“Buat apa malu, usaha bapakku kan pekerjaan mulia. Kecuali, jika usaha bapaku itu tidak halal baru aku malu. Aku membantu bapakku berjualan sejak dulu, sejak masih mahasisiwa. Saat libur kuliah atau ada waktu senggang, aku juga sering membantu ayahku berjualan,” ungkap Heni yang lulus kuliah Jurusan Ekonomi Manajemen Universitas Muria Kudus (UMK) tahun 2016.

Perempuan yang tercatat sebagai Warga Desa mejobo, Kecamatan Mejobo, itu menyadari, dari berjualan sate kojek itulah ayahnya mampu menghasilkan uang untuk biaya pendidikannya. Tidak hanya pendidikan Heni saja, melainkan juga adik-adiknya. Karena itu dia mengaku tidak pernah malu, dan justru merasa sangat bangga terhadap kedua orang tuanya.

Menurutnya, dengan kegigihan kedua orang tuanya, terutama bapaknya yang mencari nafkah untuk keluarga, dirinya mampu meraih pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Kini setelah lulus, dia mengaku ingin sekali membalas jasa orang tuanya. Dia berharap secepatnya dapat dapat pekerjaan hingga tidak merepotkan orang tuanya.

“Aku berharap secepatnya dapat pekerjaan dan dapat gajian biar punya penghasilan sendiri. Agar bisa menabung dan kelak mampu membantu orang tuaku untuk mengembangkan usaha kojeknya. Aku ingin dapat pekerjaan sesuai basik pendidikan yang aku pelajari semasa kuliah,” harap Heni sambil tersenyum.

Anak pertama dari tiga bersaudara itu mengungkapkan, dengan bekerja, selain ingin mendapatkan penghasilan dirinya juga ingin mendapatkan pengalaman. Setelah itu baru memikirkan cara mengembangkan usaha bapaknya.

“Karena sejak lulus kuliah pada April 2016 aku belum mendapatkan pekerjaan, jadi setiap hari aku membantu ayahku berjualan. Karena dengan cara inilah aku membalas budi dan membahagaiakan orang tua. Semoga beliau senantiasa diberi kesehatan dan kojek ayahku makin diminati dan jualannya makin laris,” harap Heni.