Gadis Undaan Ini Berencana Beli Motor King Agar Bisa Touring Bareng Anak-Anak KKIS

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, TANGGULANGIN – Suara knalpot motor Yamaha King terdengar keras saat belasan pria yang sedang berkumpul di tepi Jalan Raya Agil Kusumadya, Desa Tanggulangin, Kecamatan Jati, Kudus. Di dekat mereka, terlihat sejumlah motor King yang diparkir rapi. Mereka adalah anggota King’s Independen Kudus Selatan (KIKS) yang sedang melakukan kopi darat (kopdar).

Anika berkumpul dengan anggota KKIS 2017_4
Anika berkumpul dengan anggota KKIS. Foto: Ahmad Rosyidi

Tidak lama berselang, datang seorang perempuan mengenakan kaus lengan panjang dan berjilbab ikut duduk di antara anggota KIKS. Perempuan tersebut yakni Anika Nofiyana (20), dirinya mengaku sudah terbiasa kumpul dengan anak-anak KIKS. Tidak hanya ikut kumpul, dia juga berencana membeli motor King agar bisa menjadi anghota dan ikut touring.

Baca juga: Terkenal Motor Jambret, KIKS Ingin Tepis Pandangan Negatif Motor Yamaha King

“Saya sudah biasa kumpul dengan mereka, keluarga juga sudah kenal jadi mengizinkan. Saya belum menjadi anggota karena belum punya motor King. Ini baru berencana nabung buat beli motor King agar bisa ikut touring juga,” ungkap warga Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kudus itu, belum lama ini.

Menurut perempuan yang akrab disapa Anika itu, motor King adalah motor yang unik dan jarang disukai kaum perempuan. Sedangkan dirinya menyukai hal-hal yang unik, sehingga dirinya tertarik dan menabung agar bisa membeli motor tersebut. Selain itu dia juga merasa tertarik karena kegiatan di KIKS positif.

“Yang terpenting itu keluarga dibuat percaya, apalagi anak perempuan seperti saya. Kalau kita bisa menjelaskan dan kita juga bisa menjaga kepercayaan orang tua pasti mengizinkan,” terangnya.

Abdul Ghofur (20), Ketua KIKS, menambahkan, menjaga persaudaraan dan komunikasi dengan keluarga anggota dinilai sangat penting. Untuk itu pihaknya berencana akan melakukan anjang sana ke rumah seluruh keluarga komunitas saat Lebaran nanti. Itu dilakukan agar mengenal keluarga anggota.

“Di sini kami mengutamakan untuk saling menjaga silaturahmi. Lebaran nanti kami mengagendakan untuk ke rumah anggota satu persatu. Tidak hanya sesama anggota saja, tapi dengan komunitas lain juga,” tambahnya.