Ilyas Berterima Kasih pada TNI, Dia Tak Lagi Waswas Susuri Jalan Setapak Menju Sawahnya

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, KANDANGMAS – Dua skop dan alat penggali tanah diberikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko kepada dua anggota TNI dan Linmas secara simbolik. Penyerahan tersebut dilakukan pada progam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) regular ke-98 tahun 2017 di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus Rabu (5/4/2017).

Penerimaan simbolik alat penggali tanah acara TMMD Kudus 2017_4
Penerimaan simbolik alat penggali tanah acara TMMD Kudus 2017. Foto: Imam Arwindra

Ratusan masyarakat desa setempat terlihat antusias hadir dalam kegiatan pembukaan TMMD di lapangan Desa Kandangmas. Di antaranya Ilyas (48), yang datang dari Dukuh Masin, Desa Kandangmas. Dia mengku sangat senang, karena dalam acara itu disebutkan, TNI akan membangun jalan beton, pembuatan talud dan jembatan penghubung Dukuh Masin dan Dukuh Sudo.

“Saya berterima kasih sekali kepada ABRI (TNI). Saya bisa lebih mudah untuk ke Sudo (Dukuh Sudo),” ungkapnya kepada Seputarkudus.com saat acara tersebut.

Dia mengatakan, saat akan ke Dukuh Sudo, dirinya harus melewati jalan setapak yang belum diaspal atau dicor. Begitu juga saat pergi ke sawah, dirinya selalu waswas karena kadang debit air tiba-tiba meninggi. Di sana belum ada jembatan yang penghung. “Saya juga mau ikut kerja bakti bersama untuk membangun jalan dan jembatan. Dengan dibangunnya fasilitas tentu sangat membantu masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0722 Kudus Letnan Kolonel Czi Gunawan Yudha Kusuma menuturkan, kegiatan TMMD kali ini akan melakukan pembangunan fisik dan nonfisik. Dalam pelaksanaan akan didukung 230 orang yang terdiri dari anggota TNI, Pemerintah Kabupaten Kudus dan masyarakat setempat.

“TMMD regular ke-98 tahun 2017 mulai dilaksanakan hari ini tanggal 5 April 2017 hingga 4 Mei 2017,” tuturnya saat melaporkan kegiatan TMMD di depan inspektur upacara yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko.

Dia melanjutkan, pembangunan fisik yang dilakukan yakni pembuatan jembatan dengan panjang 12 meter, lebar empat meter dan tinggi enam meter. Selanjutnya, pembangunan jalan beton sepanjang 200 meter, lebar tiga meter dan tebal 15 meter. Selain itu juga akan ada pembabungan talud dengan panjang 50 meter, lebar 30 sentimeter dan tinggi 1,5 meter.

“Kami juga akan melaksanakan RTLH (Renovasi Rumah Tidak layak Huni), pembuatan gotong-gorong beton, pembuatan jamban, renovasi poskamling, renovasi musala dan tempat wudu serta rebiosasi,” jelasnya.

Untuk nonfisik, tambah Gunawan, pihaknya akan melaksanakan penyuluhan radikalisme, bela negara, wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), narkoba dan undang-undang lalu lintas. Selain itu, juga ada penyuluhan pertanahan, pertanian, sanitasi lingkungan dan pelatihan tata boga.

Dirinya menyebutkan, dalam pelaksanaan TMMD regular ke-98 tahun 2017 pihaknya menghabiskan dana Rp 794.946.000. Anggaran tersebut didapatkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 160 juta, APBD Kabupaten Kudus Rp 594.946.000 serta swadaya masyarakat Rp 40 juta.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko menuturkan, TMMD dilakukan bukan hanya kali ini saja, melainkan sudah dilakukan setiap tahun di seluruh Indonesia. Menurutnya, subtansi TMMD yakni mendekatkan instansi pemerintahan, TNI dan Polri kepada masyarakat. Masyarakat diikutsertakan untuk bersama-sama membangun daerahnya.