Tahun Ini TMMD Dilaksanakan Tiga Kali

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, KANDANGMAS – Ratusan personel TNI berbaris di depan podium inspektur upacara pada pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) regular ke-98 dan Sengkuyung Tahap I di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017, Rabu (5/4/2017). Bertempat di Lapangan Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus, mereka bersama anggota Polres Kudus dan unsur masyarakat, akan melaksanakan sejumlah progam pembangunan fisik dan nonfisik pada 5 April 2017 hingga 4 Mei 2017.

TMMD 2017 Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus 2017_4
TMMD 2017 Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus

Penanggungjawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP) yang juga Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama, Kolonel INF Joseph Robert Giri menuturkan, TMMD bukan lagi sekadar pelaksanaan progam, melainkan sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, progam TMMD setiap tahun dilaksanakan selama dua kali. Namun kali ini pihaknya akan menambah menjadi tiga kali. Hal tersebut dikarenakan adanya permintaan dari pemerintah daerah dan masyarakat.

“Keputusan dari Mabes (Markas Besar) TNI di Jakarta Kali ini dari yang biasanya dua kali, menjadi tiga kali (dalam setahun),” ungkapnya saat ditemui selepas upacara pembukaan TMMD regular ke-98.

Baca juga: Ilyas Berterima Kasih pada TNI, Dia Tak Lagi Waswas Susuri Jalan Setapak Menju Sawahnya

Dirinya menjelaskan, pelaksanaan TMMD benar-benar dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama pemerintahan daerah. Menurutnya, hampir keseluruhan pemerintah daerah di Indonesia menginginkan untuk diadakan TMMD selama tiga kali. Hal tersebut terlihat dari dukungan dana dan pelaksanaan yang luar biasa. Di Kudus sendiri, pemerintah daerah mengeluarkan dana hampir Rp 3 miliyar untuk TMMD. Dan dirinya meyakini, di kabupaten lain juga melakukan hal yang sama. “Jadi tidak usah bahasa lagi antara sinergitas TNI dengan pemerintah daerah. Pelaksanaanya sudah luar biasa,” jelasnya.

Perwira menengah di jajaran Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menuturkan, Kudus bisa menjadi percontohan untuk kabupaten lain. Menurutnya, pelaksanaan TMMD dan Sengkuyung Tahap I di Provinsi Jawa Tengah di Kudus juga bermanfaat untuk masyarakat di sekitar Kabupaten Kudus.

Dirinya meyakini tanpa adanya dukungan penuh dengan Provinsi Jawa Tengah tentu progam yang dijalankan sulit. “Kesimpulannya pemerintah daerah dan provinsi (Provinsi Jawa Tengah) mendukung luar biasa. Kalau saya jadi masyarakat saya patut berbangga punya pemerintah seperti ini,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan TMMD regular ke-98 dan Sengkuyung Tahap I,  Komandan Satuan Tugas (Satgas) yang juga Komandan Distrik Militer (Dandim) 0722 Kudus Letnan Kolonel Czi Gunawan Yudha Kusuma menuturkan, kegiatan TMMD akan melakukan pembangunan fisik dan nonfisik di Desa Kandangmas.

Pembangunan fisik yang dilakukan yakni pembuatan jembatan, pembangunan jalan beton sepanjang 200 meter, pembuatan talud, Renovasi Rumah Tidak layak Huni (RTLH), pembuatan gotong-gorong beton, pembuatan jamban, renovasi poskampling, renovasi musala dan tempat wudu serta rebiosasi.

Untuk nonfisik, tambah Gunawan di antaranya, penyuluhan radikalisme, bela negara, wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), narkoba dan undang-undang lalu lintas. Selain itu, juga ada penyuluhan pertanahan, pertanian, sanitasi lingkungan dan pelatihan tata boga. . “TMMD regular ke-98 tahun 2017 mulai dilaksanakan hari ini tanggal 5 April 2017 hingga 4 Mei 2017,” tuturnya saat melaporkan kegiatan TMMD di depan inspektur upacara.