Azil Tak Menyangka Lumba-lumba Bisa Berkenalan dengan Penonton di Lapangan HW

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, PURWOSARI – Puluhan pengunjung duduk rapi di tribun penonton wahana hiburan lumba-lumba dan aneka satwa di  Lapangan HW Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota, Kudus. Tampak di antara penonton, seorang pria mengenakan kaus oblong bersama istri dan anaknya. Mereka sangat antusias mendekat ke kolam. Azil Maskur (32), nama pria tersebut, mengaku kaget dan seketika menjauh saat lumba-lumba mendekatinya.

Azil bersama keluarganya menyaksikan pertunjukan lumba-lumba 2017_5
Azil bersama keluarganya menyaksikan pertunjukan lumba-lumba. Foto: Rabu Sipan

Seusai menjauh, pria yang akrab disapa Azil itu sudi berbagi cerita kepada Seputarkudus.com tentang pengalamannya berkenalan dengan mamalia laut tersebut. Dia mengungkapkan, saat ada suara mikrofon untuk mengajak para penonton berkenalan dengan lumba-lumba, dia bersama istri dan anaknya mendekat ke kolam. Saat lumba-lumba mendekat dan mengibaskan ekornya hingga membuat percikan air dan mengenainya dan pengunjung lain.

“Aku kira kenalannya itu lumba-lumba mendekat dan bisa dipegang atau bagaimana gitu. Ini malah lumba-lumbanya datang dan membuat air kolam muncrat lumayan banyak hingga mengenai badan kami. Aku dan penonton lainnya kaget, teriak dan spontan mundur menjauh tapi kami langsung tertawa. Karena jujur kami sangat terhibur,” ungkap pria yang berprofesi menjadi dosen tersebut.

Pria warga Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kudus itu mengatakan, datang ke wahana lumba-lumba dan aneka satwa bersama istri, anak seta keponakannya. Menurutnya, datang ke wahana tersebut untuk memberikan hiburan kepada anak semata wayangnya dan keponakan. Namun, dia bersama istrinya mengaku juga sangat terhibur.

“Niat awalnya menonton lumba-lumba dan aneka satwa untuk memberikan hiburan kepada anak dan keponakan kami. Tapi jujur selain anak dan keponakan kami yang terhibur, kami yang dewasa juga sangat terhibur. Aku bersama istriku dari tadi ketawa terus saat menyaksikan pertunjukan,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ikbaludin (20) yang datang bersama kekasihnya. Dia mengaku sangat terhibur dengan pertunjukannya. Apalagi saat singa laut bisa memasukan bola ke keranjang dan aneka atraksi lumba-lumbanya. Meski bukan lagi anak-anak, dia mengaku tetap terhibur dan senang dengan aneka atraksi yang dipertunjukan.

“Aku bersama pacarku baru pertama menonton pagelaran lumba-lumba dan satwa lainnya. Selama ini kami kan hanya mendengar kepiawaian lumba-lumba hanya memalui cerita teman dan paling menonton lewat televisi. Oleh karena itu saat di Kudus ada ataraksi lumba-lumba, aku mengajak pacarku untuk nonton dan ternyata dia juga suka, dari tadi senyum-senyum dan selalu bertepuk tangan,” ungkap pria yang akrab disapa Ikbal tersebut.

Sementara itu, para pengunjung yang kebanyakan duduk di tribun sangat terhibur dengan aneka atraksi yang dipertunjukan. Mereka tampak selalu tersenyum dan selalu memberikan tepuk tangan saat lumba-lumba berhasil mempertunjukan atraksi sesuai instruksi pelatih. Apalagi saat lumba-lumba beratraksi, riuh para pengunjung seolah tak terbendung.

Tampak beberapa pengunjung tersebut mengabadikan momen-momen tertentu atraksi lumba-lumba dan aneka satwa menggunakan handphone mereka. Saat pertunjukan usai, para penonton juga sangat antusias antre berswafoto dengan lumba-lumba meski tidak gratis.

“Bagi para pengunjung yang ingin foto bareng dengan lumba-lumba dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 40 ribu. Dan ongkos foto dibayarkan saat sesi pengambilan gambar. Cetakan hasil pemotretan bisa langsung diambil di loket samping penjualan tiket,” jelas Nurfaidin selaku Manajer Operasional Divisi Traveling Show pagelaran lumba-lumba.