Hobi dan Suka Kecantikan, Janda Tanpa Anak Ini Buka Usaha Salon dan Merogoh Kocek Hingga Rp 50 Juta

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, GARUNG LOR – Di tepi utara Jalan Kudus – Jepara Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kudus tampak sebuah bangunan dengan pintu kaca. Di dalam bangunan tersebut terlihat seorang perempuan mengenakan baju warna merah jambu sedang duduk menunggu pelanggan. Perempuan itu bernama Riyani (26), pemilik salon Riyani Jaya yang membuka usaha salon karena hobi dengan dunia kecantikan.

Rani, janda pemilik Salon Rani Jaya 2017_4
Rani, janda pemilik Salon Rani Jaya. Foto: Rabu Sipan

Sambil menunggu pelanggan datang, Rani, begitu dia akrab disapa sudi berbagi kisah kepada Seputarkudus.com tentang usahanya. Dia mengungkapkan, setelah usaha pertamanya di bidang jasa keuangan yang dirintis mulai tahun 2013 mulai berjalan, dua tahun berikutnya dia membuka usaha salon kecantikan.

“Aku membuka usaha salon itu karena aku suka dengan dunia kecantikan. Karena itu saat usaha pertamaku mulai berjalan dan ada hasilnya, lalu aku memutuskan untuk buka salon kecantikan dengan modal sekitar Rp 50 juta,” ungkap janda tanpa anak tersebut, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, modal tersebut untuk menyewa tempat selama dua tahun serta membeli aneka macam peralatan serta perlengkapan salon. Sebelum buka usaha salon, sambil mengelola usahanya yang dulu dirinya menyempatkan kerja sekaligus belajar perawatan rambut dan kecantikan di salon milik orang lain.

“Tapi aku belajar sekaligus kerja itu tidak lama hanya sekitar dua bulan saja. Saat aku merasa sudah menguasai ilmu serta teknik perawatan rambut dan kecantikan aku memutuskan keluar dan buka salon sendiri yang aku beri nama Salon Riyani Jaya,” ujarnya.

Dia mengatakan, di salon miliknya, dia melayani berbagai macam perawatan rambut. Untuk potong sekaligus cuci rambut ditarif Rp 30 ribu. Creambath dibandrol Rp 70 ribu, sedangkan smoothing serta rebonding dibebankan biaya antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu, tergantung panjang, pendek, tebal dan tipis rambut.

Selain itu, katanya, Salon Riyani jaya juga melayani hair mask atau masker rambut yang ditarif  mulai Rp 75 ribu sampai Rp 150 ribu. Blow dibebankan biaya antara Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu. Sambung rambut dibandrol perhelai Rp 6 ribu sampai Rp 10 ribu. Sedangkan servis rambut dia meminta imbalan antara Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu.

Sedangkan untuk catok sekaligus cuci rambut, tuturnya, ditarif Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu. Untuk keriting rambut dibanderol Rp 50 hingga Rp 75 ribu. Sedangkan toning dibebankan biaya mulai Rp 100 ribu. Dan untuk merapikan alis serta kumis dan jenggot dia tarif dengan harga Rp 10 ribu.

“Selain perawatan rambut, kami juga melayani aneka perawatan wajah dan kulit tubuh, di antaranya facial, masker wajah, lulur dan lain sebagainya dengan harga yang sangat terjangkau,” ucapnya.

Dia mengatakan, untuk menggaet para pelanggan dirinya mengandalkan usaha lamanya yang setiap hari bertemu klien yang berbeda setiap harinya. Dari aktivitas itu, Rani selalu menyempatkan memberi tahu kepada para klien dia sekarang juga punya usaha salon.

“Aku bersyukur kedua usahaku sekarang sudah mulai berjalan semua dan menghasilkan. Dari dua usaha yang aku rintis dari bawah itu, aku kini bisa membeli kendaraan, tanah kavlingan yang sebentar lagi akan aku bangun rumah,” ujarnya.