Meski Lemas Karena Kepanasan, Fahmi Senang Bisa Tampil di Acara Parade Drum Band

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, KIRIG – Waktu menunjukan pukul 12.30 WIB, saat anggota grup drum band MI NU Baitul Mukminin beraksi di lapangan Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kudus. Di bawah terik, mereka tampil adalam Parade Drum Band yang diselenggarakan Yayasan Assa’idiyyah. Satu di antara anggota grup, yakni Fahmi Rivaldi (11). Dia mengaku lemas karena kepanasan, tapi merasa senang bisa tampil bersama teman-temannya.

Grup drum band MI NU Baitul Mukminin Kudus 2017_5
Grup drum band MI NU Baitul Mukminin Kudus. Foto: Ahmad Rosyidi

Fahmi, begitu dia akrab disapa, sudi berbagi cerita kepada Seputarkudus.com tetang penampilannya yang kurang maksimal di acara tersebut. Dia mengaku sempat melakukan kesalahan karena kepanasan, sehingga kurang konsentrasi. Meski begitu dia merasa senang bisa ikut tampil bersama teman-temannya.

“Tadi sempat ada kesalahan, kerena panas sekali. Saya juga lelah dan badan saya pegal-pegal,  jadi badan saya lemes dan membuat susah fokus. Tapi rasanya senang bisa ikut tampil bersama teman-teman,” ungkap anak terahir dari dua bersaudara itu, Selasa (2/5/2017) siang.

Sugeng (40), pelatih drum band MI NU Baitul Mukminin, mengungkapkan, mereka hanya dua kali latihan untuk mempersiapkan pementasan parade itu. Menurutnya, anak didiknya sudah siap karena sudah biasa melakukan latihan rutin setiap Jumat sore. Dia datang bersama kurang lebih 45 anak, dan juga didampingi oleh kepala sekolah.

“Karena informasinya mendadak jadi kami kurang persiapan. Tetapi kami sudah rutin latihan setiap hari Jumat sore. Jadi semua berjalan dengan baik,” terang warga Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus itu.

Sementara itu, Noor Khalim Anwar (48), Ketua Yayasan Assa’idiyyah, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Haul KH Ahmad Said Bin Irjam ke-32. Acara haul menjadi kegiatan rutin setiap tahun, dan sudah menjadi progam kerja Desa Kirig bekerjasama dengan Yayasan Assa’idiyyah.

“Sesuai pesan almarhum KH Ahmad Said Bin Irjam, mengutamakan mengaji dan sekolah, selain itu juga bersedekah. Slogan beliau Ayo Ngaji Ayo Sekolah, Makan Bareng Menyelesaikan Masalah. Dalam kegiatan ini kami menyembelih dua ekor kerbau, semua tamu yang hadir kami persilahkan makan,” jelas pria yang dikaruniai dua anak itu.

Dia juga menambahkan, acara haul tersebut dimulai tanggal 28 April 2017 hingga tanggal 2 Mei 2017. Dan ditutup dengan Pengajian Burdah yang akan menghadirkan KH Ali Khumaidi dari Tayu, Pati beserta Jamiyyah Sholawat Burdah Al-Asyiq.