Sebentar Lagi Frans Printing Terima Cetak Foto Ukuran Jumbo

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, TANJUNG KARANG – Seorang pria mengenakan kaus biru sedang mengamati dua pekerjanya yang sedang mencetak stiker di Frans Printing, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kudus. Di ruangan lain tampak sebuah mesin baru yang masih dibiarkan dan belum dioperasikan. Mesin tersebut yakni mesin cetak foto untuk ukuran jumbo yang sengaja dibeli pusat cetak digital printing tersebut untuk mengembangkan usahanya merambah pasar cetak foto.

Pelayanan di Frans Printing, Desa Tanjung Karang, Jati, Kudus 2017_5
Pelayanan di Frans Printing, Desa Tanjung Karang, Jati, Kudus. Foto: Rabu Sipan

Menurut Frans, pemilik Frans Printing, belum lama ini dirinya membeli mesin cetak foto untuk ukuran jumbo dengan harga Rp 60 juta. Mesin tersebut untuk melengkapi alat pada usaha digital printing miliknya. Menurutnya dengan mesin tersebut, Frans Printing akan mulai merambah usaha di bidang cetak foto.

Baca juga: Usaha yang Dirintis Bersama Temannya Gagal, Frans Bangkit Buka Digital Printing Modal Kredit

“Dengan mesin buatan Jepang bermerk Canon ini, kami bisa mencetak foto dengan ukuran maksimal. Jika dengan mesin cetak terdahulu paling besar 20 R, dengan mesin ini kami bisa cetak foto dengan ukuran lebar 60 sentimeter dan panjangnya tak terbatas,” ujar Frans kepada Seputarkudus.com beberapa waktu lalu.

Warga Desa Tanjung Karang, Jati, Kudus itu mengatakan, untuk hasil gambar cetak foto, mesin baru dibelinya itu sangat mumpuni. Hal tersebut tak terlepas dari mesin tersebut yang menggunakan tinta delapan warna. Dengan tinta itu, gambar yang dihasilkan bisa lebih detail dan sempurna.

“Selain gambar lebih detail dan sempurna, gambarnya juga anti-air. Karena untuk mesin tersebut memang menggunakan tinta original dari Canon dan bukan tinta refil. Aku berharap dengan mesin tersebut aku bisa mengembangkan usahaku,” harap Frans.

Pria yang baru dikaruniai satu putri itu mengaku belum menentukan harga untuk cetak foto menggunakan mesin tersebut. Karena dia masih berhitung agar harga yang ditetapkan nanti sangat terjangkau dan masih tetap ada untungnya. Menurutnya, tidak ingin mengambil untung banyak.

“Kemungkinan tarif cetak foto itu dihitung per sentimeter, namun untuk jelas harganya memang aku belum bisa menentukan. Akan aku trial dulu baru nanti ditentukan harganya. Yang jelas tidak akan mahal dan memberatkan pelanggan,” ujarnya.

Dia berharap dengan mesin tersebut bisa mendatangkan lebih banyak pelanggan. Dengan mesin tersebut pula, diharapkannya para pelanggan punya banyak pilihan untuk mencetak sesuatu. Karena saat mesin tersebut sudah ditentukan harga cetaknya dan beroperasi, Frans Printing sudah biasa melayani, cetak baner, spanduk kain, kartu nama, cetak foto standar,  kini mampu cetak foto ukuran jumbo.