Sejak Menyantap Sate Kambing di Warung Bagong, Warga Demak Ini Ketagihan Datang Lagi dan Lagi

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, GULANG – Seorang pria berkaus oblong tampak lahap menyantap sate kambing di Warung Sate Bagong, Desa Gulang, Mejobo, Kudus. Dengan dahi berkeringat, dia menggigit satu persatu daging kambing yang sudah tercelup bumbu. Pria tersebut bernama Koko Saptono (45), warga Demak yang ketagihan dengan rasa sate di warung legendaris tersebut.

Koko Saptono, pelanggan Warung Sate Bagong, Desa Gulang, Kudus 2017_5
Koko Saptono, pelanggan Warung Sate Bagong, Desa Gulang, Kudus. Foto: Rabu Sipan

Seusai menyantap satu porsi sate, pria yang akrab disapa Koko itu sudi berbagi kesan kepada Seputarkudus.com tentang rasa sate kambing Warung Sate Bagong. Dia mengungkapkan, pertama datang ke Warung Bagong pada tahun 2009.

Baca juga: Warung Sate di Gulang Ini, Saking Larisnya Pernah Habiskan 12 Ekor Kambing, 7.000 Tusuk Sate

“Aku tahu Warung Sate Bagong dari temanku, yang mengatakan di Kudus ada warung sate kambing enak. Karena penasaran aku melacaknya, dan saat ketemu aku langsung pesan satu porsi dan menyantapnya. Benar saja rasanya enak dan mantab. Sejak saat itu setiap ingin makan sate kambing aku pasti datang ke Kudus dan tentunya ke Warung Sate Bagong,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Pria yang dari Dempet, Demak, itu mengatakan, saat pertama datang dulu, Sunipah, perintis warung tersebut masih ada. Kini warung tersebut sudah dikelola keturunannya, tapi rasa satenya tidak ada yang berubah, tetap enak.

“Saat ini aku datang bersama anaku, biasanya aku datang beramai-ramai bersama keluarga besar atau terkadang juga dengan teman kantor. Dan mereka yang aku ajak ke Warung Sate Bagong semuanya merasa puas. Karena lidah itu tak bisa dibohongi. Mereka juga berkomentar sate kambing Warung Bagong memang mantab dan bikin berkeringat,” ungkapnya.

Senada dengan Koko, Eka Aprilia (29), yang datang bersama anak serta suaminya, mengungkapkan, sudah lama berlangganan di Warung Sate Bagong. Dia mengungkapkan, bersama suaminya sudah tidak terhitung lagi berapa kali datang dan menyantap sate, gulai maupun tongseng di warung yang menghadap ke timur itu.

“Apalagi kami itu orang Kudus, jadi setiap ingin menyantap aneka olahan daging kambing pasti aku mengajak suamiku datang ke Warung Bagong. Karena menurutku di Kudus warung sate kambing yang rasanya enak itu ya Warung Sate Bagong. Selain rasanya enak, irisan daging kambingnya itu lumayan gede. Jadi puas makannya,” ungkap Warga Desa Piji, Dawe, Kudus tersebut.

Menurut Hariani (31), anak kedua dari Sunipah perintis Warung Sate Bagong mengungkapkan, sepeninggal ibunya, dia berusaha sebisa mungkin tetap menjaga cita rasa menu yang disajikan.  Dengan irisan daging kambing yang sama besar, Warung Sate Bagong tetap digemari pelanggan.

“Itu terbukti warung kami tetap ramai pembeli hingga sekarang. Warga keturunan Tionghoa juga masih tetap berlangganan di Warung Bagong. Bahkan beberapa kali ada bule dan orang Arab juga yang singgah dan memesan sate serta gulai kambing dalam jumlah banyak,” ujarnya yang mengaku saat ini Warung Sate Bagong sudah buka cabang.