Siswi Penghobi Karate Ini Tampil Selembut Mungkin Saat Berjalan di Atas Panggung Grand Final

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, PENDAPA – Secara beriringan, 12 pasangan Mas dan Mbak Duta Wisata Kudus berjalan menuju panggung di aula Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (10/5/2017) malam. Mereka terlihat bergandengan dan berjalan perlahan sambil mengumbar senyum kepada undangan yang hadir. Saat keseluruhan peserta Grand Final sudah berjajar rapi, gemuruh tepuk tangan terdengar meriah.

Grand final Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kudus 2017_5_11
Grand final Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kudus. Foto: Imam Arwindra

Ke-12 pasangan peserta masing-masing mendapat giliran untuk menjawab pertanyaan yang disiapkan dewan juri. Pertanyaan dari juri tersebut dibagi dua sesi, setiap sesi ada enam pasangan yang mendapat kesempatan menjawab pertanyaan. Ada yang menjawab pertanyaan menggunakan Bahasa Indonesia, bahkan Bahasa Inggris.

Baca juga: 

Satu di antara 24 peserta yang masuk ke Grand Final, yakni Shafira Apriliani Iswanto (17), yang berpasangan dengan Adam Fachrudin. Shafira, sapaan akrabnya, tampak menebar senyum saat berjalan ke hadapan juri. Peserta nomor 52 itu terdengar fasih menjawab pertanyaan dengan menggunakan Bahasa Inggris.

Usai tampil, kepada Seputarkudus.com dirinya sudi berbagi cerita tentang keikutsertaannya dalam ajang tersebut. Dia mengaku tak grogi saat tampil di hadapan juri, meski ajang ini pertama kali diikutinya. “Tadi (menjawab pertanyaan) menggunakan Bahasa Inggris. Alhamdulillah tidak grogi,” tuturnya sambil tersenyum.

Shafira kini masih duduk kelas 11 IPA 8, SMA 1 Kudus. Dia mengaku tidak minder walau harus bersaing dengan peserta yang sebagian besar sudah masuk perguruan tinggi. “Sama sekali tidak minder. Sebenarnya di sekolah saya suka karate, namun kali ini saya ingin berperilaku menjadi wanita  yang lembut,” jelas warga Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota.

Tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti grand final Duta Wisata. Menurutnya, dia hanya berlatih sendiri tentang kepribadian dan etika bertutur kata dan berjalan. Selain itu, dirinya hanya bermodal semangat dan dukungan penuh dari orang-orang yang berada didekatnya. “Dari SMA 1 Kudus tidak hanya saya saja, ada yang lain,” tambahnya.

Nur Khamid Wakil Ketua Bidang Kesiswaan SMA 1 Kudus yang ikut mendampingi siswanya menuturkan, pihaknya memang mengakui mengirimkan beberapa siswanya untuk mengikuti kegiatan tahunan tersebut. Menurutnya, ada tiga siswi dan satu siswa yang diseleksi dengan ketat untuk mewakili SMA 1 Kudus.

“Seleksi kami lakukan sesuai dengan kriteria proposal dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus. Sebenarnya kami mau mengirimkan sembilan. Namun akhirnya mengirimkan empat saja,” tuturnya.

Dia menuturkan, walau masih pelajar SMA pihaknya tidak minder bersaing dengan mahasiswa bahkan dari kalangan umum. Terbukti, juara didapatkan siswanya bernama Alan Ragil Maulana. Khamid memberitahu, muridnya yang menjadi juara pertama masih duduk di kelas 11 IPS 1. “Alhamdulillah tadi ada yang mendapat juara. Namanya Alan. Walau sibuk di OSIS dia bisa menorehkan prestasi,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus mengungkapkan, diadakannya kegiatan Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kudus 2017 untuk mencari bibit duta wisata yang dapat mempromosikan aset pariwisata yang ada di Kudus. Selain itu, nantinya juga mewakili Kudus dalam pemilihan duta wisata tingkat Jawa Tengah.

Dia memberitahu, dalam proses seleksi ada 52 peserta dari 21 laki-laki dan 31 perempuan. Setelah diseleksi diambil 12 pasangan yang nantinya akan merebutkan juara satu, dua dan tiga. Harapan satu, dua dan tiga. Serta juara photogenic dan juara favorit.

Bupati Kudus Musthofa yang yang datang membuka acara ingin peserta duta wisata di Kudus maupun di kabupaten-kabupaten sekitar bisa berjejaring dan bersinergi. Menurutnya, dengan saling mengenalnya antara duta wisata, dapat berkomunikasi secara utuh di dunia yang serba digital. “Ingat, duta wisata ini menjadi kepanjangan tangan pemerintah. Sifat kepemimpinan dan jejaring yang kuat perlu dimiliki para duta wisata,” tuturnya.

Dalam kegiatan Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kudus 2017, juara diraih Alan Ragil Maulana dan Hima Choirun Nisyak. Sedangkan pemenang kedua Abdullah Faqih dan Lidya Mega, serta pemenang ketiga Raynaldi Abdillah dan Zuldia Illiyati.