Store Manager Aston Printer Kudus: Printer Brother Lebih Awet dan Cocok untuk Perkantoran

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, PURWOSARI – Sejumlah printer terlihat tertata rapi menghiasi ruangan toko Aston Printer, Jalan HM Subchan nomor 22, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota, Kudus. Beberapa printer itu tampak berjajar sesuai merek di atas etalase kaca. Satu di antara printer tersebut yakni printer Brother, printer pabrikan asal Jepang yang diklaim awet serta tahan lama.

Layanan servis printer di Aston Kudus 2017_5
Layanan servis printer di Aston Kudus. Foto: Sutopo Ahmad

Seusai merapikan kertas yang berserakan di meja, Store Manager Aston Printer Kudus Ahmad Kharis (22), sudi berbagi penjelasan kepada Seputarkudus.com tentang keunggulan printer Brother. Kharis, begitu dirinya akrab disapa, menjelaskan, printer Brother dapat difungsikan untuk print kertas, scant maupun fotokopi. Menurutnya, printer itu sangat cocok bila digunakan untuk kegiatan perkantoran.

Baca juga: Aston Printer Kudus, Satu-Satunya Service Center yang Diklaim Resmi dan Berlisensi

“Kalau hanya dibuat mencetak kertas saja, printer Brother lebih bagus. Printer lebih awet dan tahan lama untuk dibuat ngeprint dengan sekala lebih banyak.  Printer Brother sangat cocok untuk aktivitas perkantoran yang biasanya sering mencetak berkas-berkas kantor setiap hari,” ungkap Kharis warga Desa Ngemplak Gang 8, Kecamatan Undaan, Kudus, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Pria lulusan sarjana komputer di Universitas Muria Kudus (UMK), ini mengatakan, keunggulan yang ditawarkan Printer Brother sangat beragam. Di antaranya, berani memberikan garansi selama tiga tahun, dapat mencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) secara bolak-balik dan tempat penyimpanan kertas berada di bawah. Selain itu, katanya, printer Brother dapat digunakan untuk mencetak kertas melalui smartphone.

“Keistimewaan printer Brother dapat mencetak kertas melalui smartphone. Asalkan tersambung dengan jaringan WiFi, tanpa harus menancapkan kabel pada smartphone maupun komputer, file yang mau di print dapat dicetak secara langsung. Untuk mencetak, tinggal download aplikasi Brother melalui play store,” ujar Kharis yang mengenakan kemeja lengan pendek warna hitam.

Dia memberitahukan, harga yang ditawarkan bagi setiap pembeli yang hendak membawa pulang printer tersebut berbeda-beda, tergantung seri printer. Dia merinci, printer Brother DCP-T300 dijual seharga Rp 2,45 juta, DCP-T500W dijual seharga Rp 2,9 juta dan DCP-T700W dibanderol dengan harga sedikit lebih mahal yakni seharga Rp 3,25 juta. “Ada harga ada kualitas yang pasti,” ungkap Kharis.

Dia menambahkan, dalam memasarkan sejumlah printer yang dijual di toko, dia melakukan berbagai langkah pemasaran. Satu di antaranya, mendatangi secara langsung dan menawarkan printer ke instansi pemerintahan, perusahaan swasta maupun sekolah. Khusus penjualan printer Brother, dia mengaku setiap bulan mampu menjual kisaran dua hingga lima unit yang laku terjual.

“Paling laku di toko kami printer Brother, tapi ya tidak banyak yang bisa kami jual, kisaran dua hingga lima unit per bulan. Soalnya Aston Printer berdiri di Kudus juga masih baru, masih banyak yang belum tahu mungkin. Untuk pelanggan, kabanyakan dari instansi. Mulai dari Kudus, Pati, Purwodadi, Demak maupun Jepara juga ada,” tambah Kharis sambil mempersiapkan printer yang hendak diantar ke pelanggan.