Mahasiswi UMK Ini Manfaatkan Daihatsu Ayla Miliknya untuk Berjualan Frozen Food Saat Ramadan

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, DEMAAN – Mobil warna putih dengan pintu belakang terbuka tampak terparkir di sudut barat laut Simpang Tujuh, Alun-alun Kudus. Di dalam mobil tampak beberapa bungkus produk camilan dan jajanan lain. Di samping mobil tampak seorang perempuan mengenakan jilbab coklat sedang menunggu pembeli. perempuan tersebut bernama Wida Noor Agnesia (21), yang memanfaatkan mobilnya untuk berjualan frozen food.

Wida Noor Agnesia berjualan camilan untuk Ramadan 2017_6_8
Wida Noor Agnesia berjualan camilan untuk Ramadan. Foto: Rabu Sipan

Sambil menunggu pembeli, perempuan yang akrab disapa Wida itu sudi berbagi penjelasan kepada Seputarkudus.com tentang kegiatannya tersebut. Dia mengungkapkan, pada Ramadan ini dirinya sengaja memanfaatkan mobilnya untuk berjualan di beberapa tempat di Kudus. Dia mengaku tidak khawatir kalau nanti mobilnya tersebut lecet. Karena itu juga buat usaha dan bisa menghasilkan uang.

“Biasanya sebelum Ramadan aku hanya menjajakan aneka jualanku di rumah. Namun karena ini momen Ramadan jadi aku memanfaatkan mobilku untuk mangkal di tempat ramai agar aneka daganganku makin banyak dibeli orang. Ibaratnya itu aku menjemput rezeki tidak hanya menunggu pembeli datang ke rumah,” ujarnya.

Warga Tumpang Krasak, Kecamatan Jati, Kudus itu mengatakan, menjual aneka frozen food di antaranya, risole mayo yang dijual Rp 25 ribu, pay susu dihargai Rp 28 ribu, chiztek lumer dibandrol Rp 25 ribu sekotak. Selain itu, dia juga menjual pizza beku yang dijual Rp 40 ribu sekotak, fella cake Rp 35 ribu serta ada fudgie brownie yang dihargai Rp 42 ribu sebungkus. Untuk coco melting, pizza goreng dan melti brownie dijual antara Rp 32 ribu sampai Rp 35 ribu sebungkus.

Perempuan yang masih berstatus mahasiswi Universitas Muria Kudus (UMK) Jurusan Sistem Informatika tingkat akhir itu mengatakan, sudah berjualan aneka jajanan tersebut sejak tahun lalu, tepatnya pada Oktober 2016. Dia mengaku, berjualan agar bisa mendapatkan uang sendiri buat menambah uang saku kuliah dan sehari-hari.

“Sebenarnya sudah lama punya keinginan untuk berjualan tapi belum ada yang cocok. Namun setelah seorang temanku ada yang menjadi agen Qiefa Kitchen aku berniat menjadi reseller. Dan aku menjual aneka makanan yang aku sebutkan tadi lewat online via BBM dan Facebook dengan akun Wida Noor Agnesia,” jelasnya.

Menurutnya, setahun berjualan kini sudah memiliki pelanggan, tidak hanya di Kudus melainkan juga ada yang dari Pati, Purwodadi, Demak dan lainnya. Meski lewat media daring, kata dia selama ini pengiriman barang ke pelanggannya lewat COD. Dia mengaku saat ini berusaha melebarkan sayap dengan menjual aneka snak. Di antaranya Chitato, Chitos, Hello Panda, Jet Z, Pillow dan lain sebagainya.

“Pada Ramadan ini permintaan snack membludak. Bahkan agen sampai kewalan dan kehabisan barang. Semoga saja dengan memanfaatkan mobil Daihatsu Ayla untuk berjualan, daganganku makin laris dan dikenal banyak orang,” ujarnya.