Mini SUV Ignis 2017, Produk Suzuki yang Diklaim Mirip Mini Cooper

Posted on

SEPUTARKUDUS.COM, DERSALAM – Enam unit kendaraan roda empat terlihat terpakir rapi menghiasi ruangan diler resmi penjualan mobil Suzuki, Diler Remaja Motor, di Jalan Raya Kudus-Pati kilometer 3, Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus. Satu di antara mobil yang terpakir yakni Suzuki Ignis. Mobil produksi pabrikan asal Jepang ini diklaim memiliki bodi yang menyerupai Mini Cooper.

Suzuki Ignis 2017 di Diler Remaja Motor Kudus 2017_6
Suzuki Ignis 2017 di Diler Remaja Motor Kudus. Foto: Sutopo Ahmad

Sembari duduk santai di tempat lobi, Training For Traine PT Remaja Adidaya Motor, Aditia Wisnu Wardana (34), sudi berbagi penjelasan kepada Seputarkudus.com tentang mobil tersebut. Dia menjelaskan, mobil yang memiliki panjang sekitar tiga setengah meter serta lebar dan tinggi lebih dari satu setengah meter itu sekilas mirip dengan Mini Cooper. Menurutnya, misal Suzuki Ignis didesain lebih ceper, mobil akan terlihat sama dengan mobil asal Inggris tersebut.

“Sekilas kalau dilihat memang hampir sama bodi pada Suzuki Ignis dengan mobil Mini Cooper. Mobil ini merupakan generasi baru mobil perkotaan dan salah satu trendsetter di kelasnya sebagai mobil mini SUV.  Desain mobil lebih sporty, stylish, dan terkesan mewah. Bahan bakar mobil terbilang irit, cukup satu liter bensin, mobil dapat menempuh jarak hingga 23 kilometer,” ungkap Adit begitu dirinya akrab disapa.

Warga Semarang yang kini berdomisili di Kudus, itu memberitahukan, keunggulan yang disematkan pada mobil berkapasitas lima orang penumpang bertenaga 1,200cc, katanya, sangat beragam. Di antaranya, sudah dibekali remote keyless untuk menghidupkan mesin mobil secara otomatis, bagian kabin mobil terkesan lapang, modern, unik, futuristik dan nyaman. Selain itu, mobil dilengkapi fitur keselamatan dan keamanan super lengkap.

“Varian warna ada banyak, ada warna putih, biru, silver, abu-abu serta warna hitam dan merah yang kini banyak diminati pelanggan. Untuk penjualan setiap bulannya tidak bisa dipastikan, kalau di rata-rata dalam sebulan mencapai enam unit yang laku terjual. Pelanggan inden di diler kami terhitung ada sekitar 10 pelanggan lebih,” ujar Adit yang mengenakan kemeja warna coklat pakaian kantor.

Adit yang mengaku bekerja di diler Remaja Motor Kudus sudah selama enam tahun, ini menambahkan, cara pengoperasian mobil yang lazim disebut transmisi ada dua, meliputi manual transmission (M/T) dan automatic transmission (A/T). Terkait dengan harga, lanjutnya, Suzuki Ignis GL MT dijual seharga Rp 145,5 juta dan Ignis GLX MT dijual dengan harga Rp 165,5 juta. Sedangkan mobil Suzuki Ignis yang paling mahal yakni Ignis GX AT, dibanderol dengan harga Rp 175,5 juta.

“Dari beberapa pelanggan kami yang membeli, kebanyakan dari wilayah Kudus dan Pati. Segmentasi kalangan yang membeli rata-rata dari anak muda, biasanya orang membeli Suzuki Ignis sebagai pilihan mobil kedua. Untuk fasilitas paska pembelian, garansi mesin selama tiga tahun atau maksimal menempuh jarak 10 ribu kilometer. Service gratis sampai 50 ribu kilometer atau selama tujuh kali,” tambah Adit sambil sesekali mengangkat telpon.