Prasetyo Merasa Terbantu Ada Layanan Servis Mobil dari Nasmoco untuk Pemudik

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, UMK – Sejumlah mobil terparkir disebuah tenda di Universitas Muria Kudus (UMK) saat diselenggarakan Mechanical Day Mudik 2017. Tampak seorang pria mengenakan jaket coklat berdiri tak jauh dari mobil tersebut. Pria itu bernama Prasetiyo Wijoyo (37). Dia sedang menunggu mobilnya yang sedang diservis oleh mekanik Nasmoco dan mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMK.

Sejumlah montir menyervis mobil pemudik pada Mechanical Day Mudik 2017_6
Sejumlah montir menyervis mobil pemudik pada Mechanical Day Mudik. Foto: Ahmad Rosyidi

Sambil menunggu, Prasetiyo begitu dia akrab disapa, sudi berbagi cerita kepada Seputarkudus.com. Dia mengaku datang ke Mechanical Day Mudik 2017 karena mendapat informasi dari temannya yang menjadi dosen di UMK. Karena tertarik ada servis murah, akhirnya dia membeli vocer paket seharga Rp 450 ribu.

“Saya membeli vocer seharga Rp 450 ribu, dan mendapat cash back Rp 50 ribu. Menurut saya ini sangat membantu, karena bisa menghemat 50 persen lebih. Kalau di diler bisa sampai Rp 1 juta lebih. Jadi saya bisa mudik dengan tenang setelah di ganti oli, tune up, dang anti kampas rem,” terang warga Pekalongan itu, beberapa waktu lalu.

Prasetyo yang sudah 15 tahun tinggal di Kudus mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, layanan dari Nasmoco dan mahasiswa Teknik UMK sangat membantu masyarakat yang hendak mudik seperti dirinya.

Sementara itu, Wahyu Widiarno (20), ketua kegiatan, mengatakan, kegiatan tersebut memang ditujukan untuk membantu warga yang hendak mudik. Selain masyarakat umum, dosen UMK juga banyak yang ikut membeli vocer paket yang disediakan. Ada dua jenis paket, yang pertama paket seharga Rp 390 ribu, dengan fasilitas ganti oli dan tune up. Sedangkan paket yang kedua seharga Rp 450 ribu, ditambah ganti kampas rem.

“Ini kegiatan yang ketiga. Kalau tahun sebelumnya hanya sekitar 22 mobil, kali ini data yang masuk sekitar 55 mobil. Kegiatan ini selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 Juni 2017. Target kami 60 mobil,” ungkap warga Jepara itu.

Dia juga menjelaskan, teknisi Progdi Teknik Mesin UMK ada sekitar 22 orang. Mereka juga dibantu teknisi dari Nasmoco Semarang. “Dan panitia pelaksananya ada 24 orang, mahasiswa Progdi Teknik Mesin semester dua. Yang menjadi teknisi itu semester empat, mereka yang sudah pernah magang di Nasmoco,” jelasnya.