Ramadan Kali Ini Toko Nana Jaya Bisa Jual 30 Rol Kain Sehari

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, JANGGALAN – Beberapa pekerja tampak sibuk menyiapkan kain yang dipesan para pembeli di Toko Nana Jaya yang berada di Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kudus. Di pojok toko tersebut terlihat seorang perempuan mengenakan jilbab sedang duduk mengawasi kegiatan di toko tersebut. Sesekali dia tampak memberi intruksi atau memanggil para pekerjanya lewat pengeras suara. Perempuan tersebut bernama Fiki Ismah (36), pemilik toko kain yang diklaim terlengkap di Kudus.

Toko kain Nana Jaya di Kudus 2017_6_3
Toko kain Nana Jaya di Kudus. Foto: Rabu Sipan

Perempuan yang akrab disapa Fiki itu sudi berbagi penjelasan kepada Seputarkudus.com tentang penjualan selama Bulan Ramadan. Dia mengungkapkan, Toko Nana miliknya menjual aneka jenis kain, namun tidak menjual bahan untuk gamis dan baju muslim. Meski begitu penjualan kain di tokonya tersebut mengalami peningkatan di bulan puasa.

“Meski tokoku tidak menjual kain untuk bahan pembuatan gamis dan pakain muslim, namun pada bulan Ramadan ini penjualan kain meningkat. Sebelum bulan puasa aku biasanya mampu menjual sekitar 10 hingga 15 rol kain. Saat bulan puasa ini aku mampu menjual lebih dari 30 rol sehari,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, satu rol kain tersebut beratnya sekitar 25 kilogram. Dan jika sehari mampu menjual 30 rol saja serta dikali 25 kilogram itu totalnya ada 750 kilogram. Jadi Toko Nana di Bulan Ramadan ini mampu menjual kain hampir satu ton sehari.

Dia menuturkan, tokonya tersebut menyediakan aneka jenis kain. Di antaranya kain PE yang dijual dengan harga Rp 46 ribu hingga 50 ribu per kilogram. Kain Higet dijual mulai Rp 42 ribu sampai Rp 45 ribu, katun dibandrol mulai Rp 95 ribu hingga Rp 97 ribu per kilogram serta masih banyak jenis kain lainnya.

“Aneka kain tersebut untuk bahan kaus. Di antaranya, kaus olahraga, kaus seragam komunitas, kaus seragam pekerja dan lain sebagaianya. Kenaikan penjualan tersebut dikarenakan bulan puasa tahun ini juga bertepatan dengan tahun ajaran baru sekolah. Jadi banyak pemilik usaha konveksi kaus olahraga yang berbelanja di Toko Nana dan tentu akan mendongkrak penjualan,” ujarnya.

Perempuan yang sudah dkaruniai dua anak itu mengatakan, sebenarnya hampir setiap tahun ajaran baru pasti bertepatan dengan bulan puasa. Dan hal tersebut seolah menjadi berkah tersendiri bagi dirinya. Dia mengaku menjual aneka kain dagangannya tersebut secara grosir maupun ecer. Untuk mendapatkan harga grosir pelanggan harus membeli kain minimal satu kilogram.

“Untuk mendapatkan harga grosir pembelian minimal satu kilogram. Sedangkan pembelian kurang dari berat tersebut harga kain akan dibandrol dengan harga per meter,” ujarnya dan kemudian mengangkat telpon.