Pasangan Ini Rintis Kedai Bakso Hitam untuk Biaya Menikah

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, PEGANJARAN – Seorang pria berkaus oblong terlihat sibuk menyediakan bakso pesanan para pembeli yang datang. Kedua tangannya cekatan memasukan bihun, kol, tauge ke dalam mangkuk, kemudian dimasukan pula beberapa butir bakso. Pria tersebut yakni Muhammad Alif Rizky (24), yang merintis usaha bareng tunangannya dan hasilnya akan digunakan untuk menikah.

Alif dan tunangannya, pemilik Kedai Bakso Hitam di Kudus_2017_8
Alif dan tunangannya, pemilik Kedai Bakso Hitam di Kudus. Foto: Rabu Sipan

Saat ditemui di kedainya beberapa waktu lalu, pria yang akrab disapa Alif tersebut sudi berbagi kisah kepada Seputarkudus.com tentang usahanya tersebut. Dia mengungkapkan, bertunangan dengan keksaihnya beberapa bulan yang lalu. Agar nanti tak terlalu memberatkan orang tua, dia dan calon istrinya tersebut merintis usaha. Dan hasilnya nanti bisa digunakan untuk menikah.

Baca juga: Warung Ini Sediakan Bakso Hitam, yang Punya Masalah Pencernaan Silakan Coba

“Kami berdua sepakat saat menikah nanti tidak ingin terlalu merepotkan apalagi membebani orang tua kami dengan biaya menikah. Karena itu kami iuran untuk membuka usaha bersama. Aku mengambil uang tabungan dari hasil kerjaku dan tunanganku modal dari dapat arisan. Semoga niat baik kami bisa terwujud,” ujarnya sambil menengok melihat tunangannya yang sedang melayani pembeli.

Warga Kelurahan Wergu Wetan, Kota, Kudus itu mengungkapkan, sebelumnya dirinya dan keksaih hatinya tersebut sempat bingung mau mrintis usaha apa yang di Kudus belum ada dan modalnya tidak terlalu besar. Karena diakuinya, modal mereka sangat terbatas. Setelah banyak mencari refrensi dari internet kemudian dia mantab membuka warung bakso hitam yang terbuat dari daging sapi.

Menurutnya, berjualan bakso tidak membutuhkan terlalu banyak modal, sedangkan bakso hitam di Kudus sebelumnya belum ada yang menjualnya. “Mungkin penjual bakso betebaran di Kota Kretek, namun yang menjual bakso hitam saat ini hanya kami. Dan karena usaha ini kami rintis berdua jadi nama kedainya gabungan antara namaku dan nama tunanganku, yakni Ek Alif,” jelasnya sambil tersenyum.

Dia mengaku di kedainya tersebut saat ini hanya menyediakan menu bakso hitam yang dijualnya dengan harga Rp 10 ribu per porsi. Sedangkan minumannya ada jus aneka buah di antaranya, nanas, mangga, buah Naga, alpukat dan lainnya yang dijual dengan harga Rp 4 ribu per gelas. Selain itu juga ada sop buah yang dihargai Rp 6 ribu per porsi.

Menurutnya, sepekan berjualan respon para pembeli terhadap bakso hitamnya sangat bagus, dan lumayan laris. Dalam sehari dia mengaku mampu menjual antara 30 sampai 50 porsi sehari. Begitu juga dengan jus buahnya dia mampu menjual dengan total yang sama dengan bakso hitam dalam sehari. Sedangkan sop buah kedai Ak Alif mampu menjual tak kurang dari 20 porsi sehari.

“Aku berharap bakso hitam yang kami jual diminati banyak orang dan makin laris. Karena sebenarnya selain rasanya yang enak, bakso hitam juga banyak khasiatnya untuk tubuh. Semoga juga usaha kami ini bisa makin berkembang dan hasilnya dalam waktu dekat bisa untuk biaya menikah dan jangka panjangnya kelak bisa buka cabang serta mampu untuk meanafkahi keluarga kami,” harap Alif.