Cuaca Panas, Posko Es Raup Omzet Rp 30 Juta Sebulan

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, UNDAAN TENGAH – Di tepi timur Jalan Kudus – Purwodadi Desa Undaan Tengah gang tiga, Kecamatan Undaan, terlihat tratak beratap esbes berdiri tegak. Di dalamnya tampak dua perempuan berjilbab sibuk menyiapkan es yang dipesan para pembeli. Beberapa pelajar dan pengunjung lain tampak mengantre, menanti pesanan. Tempat tersebut yakni Posko Es, yang musim kemarau ini sangat laris, dan mampu menjual ratusan gelas sehari.

20171024_RS_Warung Posko Es Kudus 1
Warung Posko Es Kudus. Foto: Rabu Sipan

Menurut Haryanto (30) pemilik Posko Es menuturkan, seperti pedagang es lainnya, pada musim kemarau aneka es yang dijualnya sangat laris. Dalam sehari dirinya mengaku mampu menjual lebih dari seratus gelas untuk tiap jenis es yang dijualnya. Posko Es menjual beberapa jenis es, di antaranya, es campur, es degan, serta aneka es jus buah.

“Selama musim kemarau ini penjualan kami meningkat. Dalam sehari kami mampu menjual sekitar 150 gelas. Sedangkan es degan kami mampu menjual 100 gelas begitu juga dengan es jus buahnya. Sedangkan kelapa muda  kami mampu menjual sekitar 50 buah,” jelasnya beberapa waktu lalu, saat ditemui dikedainya.

Pria warga Undaan Tengah, Undaan, Kudus itu mengungkapkan, jumlah penjualan aneka es tersebut untuk hari biasa. Sedangkan pada hari libur dan akhir pekan jumlah penjualan tersebut akan meningkat dan Posko Es lebih ramai pembeli. Diakui Har, Berjualan minuman, apalagi es, sangat bergantung pada musim.

“Begitu juga di Posko Es, di musim hujan penjualan akan menurun dan tentu omzet juga berkurang. Jika saat ini omzet yang kami dapatkan antara Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta sehari, atau sekitar Rp 24 juta sampai Rp 30 juta sebulan. Pada musim penghujan omzet yang kami dapatkan tak bisa lebih dari Rp 500 ribu sehari,” bebernya.

Pria yang sudah dikaruniai dua orang anak itu menuturkan, menjual aneka minuman dagangannya dengan harga berbeda. Untuk es campur dijualnya dengan harga Rp 4.500 tiap gelas. Es degan dijualnya Rp 3 ribu per gelas. Sedangkan kelapa muda dibanderol Rp 9 ribu per buah.

“Untuk penyajian minuman es yang kami jual, para pembeli bisa memilih menggunakan sirup ataupun gula cair. Dan keduanya kami bikin sendiri dijamin rasa gulanya lebih cocok di lidah, aman dan tidak bikin batuk maupun serak,” ungkapnya serius.