Jahitan Rapi dan Nyaman Saat Dipakai, Annisa Collection Sering Dapatkan Order dari Pemerintahan

Diposting pada

SEPUTARKUDUS.COM, TANJUNG KARANG – Di tepi utara jalan gang Kresna Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kudus tampak sebuah rumah bercat hijau. Di ruang depan rumah tersebut, tampak beberapa maneken yang dipasangi beberapa aneka baju perempuan. Di sampin dinding sebelah timur tampak tergatung beberapa baju dan celana pria hasil jahitan. Sedagkan di sudut lain terlihat seorang perempuan berkerudung sedang sibuk menggunakan mesin jahit. Tempat tersebut yakni Annisa Colection.

20171031_RS_Kisah Penjahit Siti Zuniah
Siti Zuniah, pemilik Annisa Collection. Foto: Rabu Sipan

Menurut Siti Zuniah (66), pemilik Annisa Collection, mengungkapkan, usaha itu dirintisnya pada tahun 2007. Dia menerima pesanan pembuatan aneka pakaian untuk pria maupun wanita. Menurutnya, keunggulan pakaian produksi Annisa Collection jahitannya rapi, dan tentu sangat nyaman saat dipakai bagi para pemesan.

Baca juga: Tak Ingin Lama Berdamai dengan Keputusasaan karena Bercerai, Zun Bangkit Dirikan Annisa Collection

“Untuk aneka pakaian produksi Annisa Collection memang diutamakan kenyamanan saat dipakai, dan jahitannya juga harus rapi. Karena sebagus dan semahal apapun kain bahan baju tersebut jika tidak nyaman saat dipakai dan tidak rapi, pelanggan otomatis komplain dan kapok untuk memesan lagi,” ujar perempuan yang akrab disapa Zuni kepada seputarkudus.com beberapa waktu lalu.

Perempuan yang dikaruniai tiga anak itu mengungkapkan, Annisa Collection mampu mendapatkan banyak order dan pelanggan tidak hanya dari perorangan melainkan dari instansi pemerintahan kecamatan dan desa di Kudus dan Pati. Beberapa pemerintahan Kecamatan yang berlangganan dan sering memesan pakaian dari Annisa Collection di antaranya, Kecamatan Jati, Kota, Undaan dan lainnya. Sering juga mendapatkan order dari Kecematan Gembong Pati.

Bahkan sekali order lanjutnya, biasanya pesanan sampai puluhan setel pakaian dan nilainya hingga Rp 100 juta. Selain kualitas, tuturnya, produk pakaian dari Annisa Collection harganya juga sangat terjangkau. Untuk pembuatan gamis rompi dikenakan biaya Rp 150 ribu per pcs, rok panjang Rp 150 ribu celana begi kain di tarif Rp 125 ribu per pcs. Sedangkan blouse dan hem dibandrol dengan harga masing –masing Rp 100 ribu dan Rp 150 ribu per pcs.

Dia melanjutkan, untuk baju acara Kartinian dibandrol Rp 200 ribu, dan jaket sweater Rp 100 ribu per pcs. Selain memabuat aneka baju perempuan, Annisa Colection juga menerima pembuatan pakaian pria di antaranya, kaus berbahan katun combatan di bandrol Rp 60 ribu per pcs. Baju PDL ditarif Rp 300 ribu per setel. Kemeja batik dikenakan biaya Rp 150 ribu per pcs.

“Harga tersebut sudah termasuk kain, jadi para pemesan tinggal terima beres. Harga itu juga untuk pesanan satuan dan bisa berkurang jika pesanan dalam partai banyak. Aku berharap dengan kualitas dan harga yang terjangkau Annsia Collection bisa makin berkembang dan makin banyak order ,” ungkapnya.