Putut: Kesuksesan Pemilu Juga Menjadi Tanggung Jawab Kami

Diposting pada

Menjelang pelaksanaan pemilihan bupati, pileg dan pilpres, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus gencar melakukan validasi data kependudukan. Hal itu dilakukan untuk menyukseskan proses demokrasi.

Menurut Kepala Disdukcapil Kudus Hendro Martoyo melalui Sekretaris Dinas Putut Winarno, kesuksesan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum (KPU). Itu juga menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kudus, khususnya Disdukcapil yang memegang peranan penting terkait data pemilih.

“Validasi itu penting dilakukan, untuk mendapatkan gambaran mengenai situasi dan kondisi pendukung pemilu di masa mendatang. Misalnya saja terkait dengan berapa jumlah pemilih yang akan berpartisipasi dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut,” katanya.

Kesuksesan jalannya pemilu, menurut Putut, juga menjadi tanggung jawab dari pihaknya. Karena data yang dipakai memang data yang berasal dari data validasi yang dilakukan pihaknya.

”Maka dari itu, saya mengimbau kepada warga yang memang sudah memenuhi syarat, untuk membuat dokumen kependudukan. Karena dokumen ini sangat bermanfaat dan digunakan untuk berbagai kebutuhan dari warga itu sendiri,” imbuhnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk memperbarui data kependudukan jika memang ada perubahan. Menurutnya, saat ini membuat KTP sangat mudah. Yakni cukup dengan membawa fotokopi kartu keluarga (KK), maka seseorang sudah bisa melakukan perekaman data yang dilayani petugas.

Kemudahan ini memang sudah diamanatkan dalam undang-undang, peraturan presiden, hingga surat edaran menteri. Hal itu tertuang pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Kependudukan. Semua demi melaksanakan Undang-Undang Nomor 23/2006 dan Undang-Undang Nomor 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan. (advertorial)