Di Kudus, Proses Pengajuan Adminduk Dilakukan Menggunakan WA

Diposting pada

Teknologi informasi saat ini berkembang begitu cepat. Masyarakat sudah sangat familiar dengan berbagai platform pengirim pesan, termasuk Wahats App (WA). Hal ini juga dimanfaatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus bersama perangkat desa untuk mengurus pengajuan pembuatan administrasi kependudukan.

Proses perekaman data Disdukcapil

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus Hendro Martoyo melalui Sekretaris Dinas Putut Winarno mengatakan, penggunaan aplikasi pesan ini dipilih karena lebih cepat dan mudah.
“Warga yang mengurus persyaratan adminduk, akan dilayani terlebih dahulu di tingkat desa. Kades yang melayani warga, lantas memposting persyaratan yang sudah lengkap tersebut, ke grup WhatsApp (WA) yang dimiliki Disdukcapil Kudus,” tutur Putut.

Dia menjelaskan, alur pengurusan pengajuan adminduk dimulai dari tingkat desa. Persayaratan administrasi yang telah lengkap, kemudian diposting oleh perangkat desa ke grup WA. Lalu petugas Disdukcapil akan memverifikasi persyaratan itu. Jika sudah terverifikasi, petugas akan langsung memproses permohonan tersebut.

“Jika sudah terverifikasi, perangkat desa akan menyampaikan langsung ke warganya atau pemohon, supaya mereka datang ke kantor disdukcapil dengan membawa persyaratan yang ada. Petugas kemudian akan langsung memproses pengajuan tersebut, sehingga bisa cepat jadi,” jelas Putut.

Konsep ini sudah berlangsung sejak pertengahan tahun 2017 ini. Grup ini sendiri, sudah terintegrasi dengan seluruh camat dan kades di Kudus. ”Awalnya, setiap camat kami jadikan admin grup. Para camat inilah yang kemudian memasukkan kades ke grup. Sehingga setiap kades jadi anggota grup,” katanya. (advertorial)