Masyarakat Kudus Antusias Gunakan Layanan Online Urus Adminduk

Diposting pada

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Layanan itu ditingkatkan melalui penggunaan aplikasi digital. Aplikasi digunakan tidak hanya antar-Disdukcapil hingga ke perangkat desa, namun juga bisa diakses masyarakat pemohon adminduk.

Kepala Disdukcapil Kudus Hendro Martoyo melalui Sekretaris Dinas Putut Winarno mengatakan, sejauh ini, masyarakat dinilai sangat antusias terhadap layanan kependudukan secara online ini. Sudah banyak yang kemudian yang memanfaatkan permohonan data kependudukan secara online.

Salah satu layanan lainnya yang menjadi primadona adalah layanan permohonan data kependudukan melalui aplikasi mengobrol WhatsApp (WA). Ini adalah layanan yang melibatkan camat dan kepala desa (kades) di seluruh Kabupaten Kudus. Melalui aplikasi tersebut, kepala desa bisa membantu warganya yang hendak mengurus akta kematian, akta kelahiran, serta perubahan kartu keluarga.

Putut mengatakan, pelayanan kependudukan secara online tersebut, memang merupakan strategi yang diterapkan dinas. Dan memang sudah disiapkan petugas khusus yang memantau pengajuan permohonan melalui aplikasi yang ada.  ”Jika verifikasi tidak ada masalah dengan persyaratan, selanjutnya permohonan warga tersebut diproses. Jika sudah jadi, akan diinformasikan kepada pemohon,” ujarnya.

Dia menambahkan. pengurusan adminduk adalah sebuah hal yang harus dilakukan warga negara. Pemerintah kemudian membuatnya semakin mudah. Pelayanan adminduk sudah diamanatkan dalam undang-undang, peraturan presiden, hingga surat edaran menteri.

Hal itu tertuang pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Kependudukan. Semua demi melaksanakan Undang-Undang Nomor 23/2006 dan Undang-Undang Nomor 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan. (Advertorial)